Sistem Informasi Penjurusan Dan Penerimaan Peserta Didik Baru Menggunakan Metode Weighted Product
DOI:
https://doi.org/10.31961/eltikom.v1i1.15Keywords:
Alignment, Acceptance, Student, Weighted Product MethodAbstract
MAN 2 Model Banjarmasin adalah sekolah berbasis Islam, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2014 tentang peminatan pada pendidikan menengah SMA/MA untuk melakukan peminatan saat penerimaan peserta didik baru. Dalam penelitian ini, penulis membahas tentang sistem informasi penjurusan dan penerimaan peserta didik baru menggunakan salah satu cabang ilmu sistem pendukung keputusan berbasis kecerdasan buatan yaitu Metode Weighted Product di MAN 2 Model Banjarmasin berbasis web. Dalam implementasi code program menggunakan bahasa pemprograman PHP dengan framework codeigniter (CI) serta database MySQL. Penyeleksian ini berdasarkan atas beberapa kriteria yang ditetapkan oleh pihak sekolah MAN 2 Model Banjarmasin. Hasil penelitian ini menghasilkan program yang berjalan dengan baik. Bobot awal untuk melakukan perhitungan ketetapan penjurusan data siswa ini berupa nilai rapor sebesar 27%, nilai tes akademik sebesar 33%, dan nilai psikotes dan BTA sebesar 20%. Bobot untuk melakukan perhitungan penerimaan data siswa ini berupa nilai rapor dan nilai psikotes sebesar 20%, nilai tes akademik dan BTA sebesar 30% sebagai perhitungan data yang akan diproses untuk menghasilkan perangkingan penjurusan dan menetapkan status siswa yang diterima sejak peserta mendaftarkan dirinya sebagai calon peserta didik di MAN 2 Model Banjarmasin.
Downloads
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
All accepted papers will be published under a Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) License. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication. CC-BY Licenced means lets others to Share (copy and redistribute the material in any medium or format) and Adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially).

