Penggunaan Arnold Cat Map Dan Beta Chaotic Map Pada Enkripsi Data Citra
DOI:
https://doi.org/10.31961/eltikom.v2i2.85Keywords:
Arnold cat map, Beta chaotic map, enkripsi citraAbstract
Penggunaan citra dalam kehidupan sehari-hari mengalami peningkatan seiring berkembangnya teknologi informasi. Untuk itu diperlukan sebuah cara agar data citra dapat ditransmisikan dengan aman. Salah satunya adalah dengan melakukan enkripsi pada citra. Citra terenkripsi akan membuat citra hanya dapat dibaca oleh pihak yang berwenang saja. Skema yang digunakan pada proses enkripsi dapat berupa permutasi. Pada penelitian ini menggunakan Arnold cat map untuk melakukan permutasi pada enkripsi citra. Namun permutasi saja tidak cukup aman untuk mengenkripsi citra. Citra yang telah dipermutasi selanjutnya ditambah dengan algoritma lain berbasis chaos. Beta chaotic map digunakan dalam penelitian ini karena memiliki parameter yang lebih banyak dibandingkan dengan map jenis lain. Dengan parameter yang lebih besar maka akan memperkuat hasil enkripsi. Hasil pengujian yang dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa skema enkripsi memiliki ketahanan terhadap serangan brute force dan serangan analisis histogram. Citra asli akan memiliki bentuk yang sangat berbeda dengan citra hasil enkripsi yang dibuktikan dengan perhitungan nilai NPCR.
Downloads
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
All accepted papers will be published under a Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) License. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication. CC-BY Licenced means lets others to Share (copy and redistribute the material in any medium or format) and Adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially).

