Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Jagung Manis Menggunakan Runut Maju

  • Jaka Permadi Politeknik Negeri Tanah Laut
  • Herfia Rhomadhona Politeknik Negeri Tanah Laut
  • Winda Aprianti Politeknik Negeri Tanah Laut
Keywords: Pengujian, Penyakit Jagung, Aturan, Sistem Pakar

Abstract

Budidaya jagung manis (Zea mays saccharata) masih rentan terkena penyakit tanaman dan serangan hama. Pengetahuan terbatas yang dimiliki oleh petani untuk mengatasi permasalahan ini berdampak pada hasil produktivitas jagung manis yang tidak maksimal, bahkan cenderung menghasilkan kerugian bagi para petani. Pembuatan sistem pakar diagnosa penyakit jagung manis menggunakan runut maju diperlukan sebagai bantuan untuk para petani mengetahui solusi yang harus dilakukan jika tanaman jagung manis terkena penyakit atau serangan hama. Sistem pakar dengan metode runut maju yang dibuat menggunakan 12 (dua belas) penyakit dan 44 (empat puluh empat) gejala. Berdasarkan hubungan gejala dan penyakit diperoleh 12 (dua) belas aturan. Diagnosa penyakit tanaman jagung dilakukan dengan memasukkan gejala penyakit jagung manis dan melakukan perhitungan persentase terhadap aturan yang bersesuaian. Kemudian dipilih nilai penyakit dengan persentase terbesar. Setelah memperoleh diagnosa penyakit, dilakukan pengujian menggunakan confusion matrix. Hasil pengujian dari 58 data uji menunjukkan tingkat presisi sebesar 94.27 %, tingkat recall sebesar 81.67 % dan tingkat akurasi sebesar 96.84 %.

Downloads

Download data is not yet available.

References

M. Desrianto, “Mentan Optimis Kalimantan Menjadi Penyuplai Jagung Nasional,” Kompas.com, 2019.
L. Thohir, “Kalsel Fokus Tingkatkan Produksi Jagung,” Antara Kalsel, 2019. [Online]. Available: https://kalsel.antaranews.com/berita/85802/kalsel-fokus-tingkatkan-produksi-jagung. [Accessed: 11-Jun-2019].
M. A. Lazuardi, M. Rosni, and N. D. Yanti, “Analisis Perbandingan Biaya dan Pendapatan Bersih Usahatani Jagung Manis dengan Jagung Hibrida di Desa Suka Ramah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut,” Front. Agribisnis, vol. 3, no. 1, pp. 119–127, 2019.
Marimin, Teori dan Aplikasi Sistem Pakar dalam Teknologi Manajerial. Bandung: IPB Press, 2007.
B. H. Hayadi, Sistem Pakar. Yogyakarta: Deepublish, 2018.
Kusrini, Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2006.
R. Rosnelly, Sistem Pakar: Konsep dan Teori. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2012.
R. Amin and P. Pitriani, “Penerapan Metode Forward Chaining Untuk Diagnosa Penyakit Insomnia,” Maret, vol. 14, no. 1, p. 97, 2018.
S. Kosasi, “Komet Menggunakan Forward Chaining,” Techsi, vol. 5, no. 2, pp. 35–52, 2014.
Rhomadhona, H. "Sistem Pakar Diagnosa Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus Menggunakan Metode Forward Chaining" Jurnal Sains dan Informatika, vol.3 no.1, pp. 18-26, 2017.
M. Syukur and A. Rifianto, Jagung Manis. Jakarta Timur: Penebar Swadaya, 2013.
N. Jarti and R. Trisno, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Alergi pada Anak Berbasis Web dengan Metode Forward Chaining,” J. Edik Inform., vol. 2, pp. 197–205, 2017.
W. Supartini and H. Hindarto, “Sistem Pakar Berbasis Web Dengan Metode Forward Chaining Dalam Mendiagnosa Dini Penyakit Tuberkulosis Di Jawa Timur,” Kinetik, vol. 1, no. 3, p. 147, 2016.
E. Ongko, “Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit pada Mata,” J. TIMES, vol. 2, no. 2, pp. 10–17, 2013.
S. Azhar, H. L. Sari, and L. N. Zulita, “Sistem Pakar Penyakit Ginjal Pada Manusia,” vol. 10, no. 1, pp. 16–26, 2014.
Published
2019-11-26
Section
Articles
Abstract viewed = 522 times
PDF downloaded = 540 times